Kentutmu Racun Buatku | Diary Anak Kampung
Powered by Blogger.

Kentutmu Racun Buatku

Diaryanakampung.com. Kentutmu Racun Buatku, kenapa kata ini gw jadikan judul postingan artikel gue, karena gue punya pengaalaman yang sangat menyebalkan dengan baunya kentut, hehe ya walau menyebalkan tetapi guwe sangat seneng juga karena guwe melihat sohib gue marah marah karena bau kentutnya itu.

Hari sabtu, malem gue kedatangan sohib gue dari jakarta yaitu, ogut, nas, ogi, sebetulnya sohib gue dikampung sih, tapi mereka kerja di jakarta. Dan ada kesempatan libur mereka datang ke kosan gue yang ada dicipanas. Seperti biasa kebiasaan gue sama sohib sohib gue waktu di kampung ga pernah hilang yaitu "Ngaliwet". Oya lo tau ga apa itu Ngaliwet??? ... kalau belum tahu ntar deh gue jelasin di lain waktu, sekarang membahas kentut dulu kwkwkwkwkw.

Malam itu gue "Ngaliwet" berbagai menu andalan gue sajikan yaitu Goreng JENGKOL, SAYUR TURUBUK, GORENG ASIN PEDA, SAMBEL TERASI, OSENG LEMBER dan lain lain weh pokonamah banyakk, demi memanjakan sohib gue gue rela memasak dengan kerja keras, kemampuan memasak gue gue keluarin demi mendapatkan cita rasa yang top markotop hahahhaah.


http://www.diaryanakampung.com
Photo By: Ogut (Menu Liwet)
Masak pun selesai, dan akhirnya gue menyantapnya dengan lahap hingga semuanya habis, yang tersisa hanyalah kastrol dan piring yang harus dicuci. Sangat nikmat memang makan liwet dengan asin peda dan goreng jengkol itu, bikin bertambah napsu makan. Tetapi dibalik kenikmatan itu tersimpan sipat yang buruk yang mesti gue hadapi yaitu baunya mulut, bukan cuma itu KENTUT PUN IKIT IKUTAN BAU hahahah. Sama halnya yang dialami sogib gue si nas, ketika sudah makan jengkol pasti we "HITUTNA BAU" ntah memang karenja jengkol ntah memang seperti itu.. wkwkwkwk ga tau gue. sori nas yaaa emang kenyataan ko gkgkgkgkgk. Vis ahh.

Makan selesai, kenyang sudah, sekarang tingal ngantuk yang datang, gue pun berkumpul dikamar tiduran bareng bareng, selang beberapa menit, si nas menyodorkan tangan ke muka si ogi, entah apa yang di sodoekan dan yang dipegang tidak terlihat. tetapi yang anehnya walaupun tidak ada bentuknya apa yang si nas sodorkan membuat si ogi marah dan berteriak... "anjrit nte nyaduk meni bau, nyaduk mah nyaduk we tong di kana beunget dewekeun" wkwkwkwk itu teriakan si ogi. 

Sungguh bau sekali, bau menyengat yang tiada terkira gue heran kenapa sebau itu ya kentut, bikin sesak dada tau hahahah. Disitulah gue dan sohib sohib gue rame dan hebohhh dengan ulah kentut yang bau. ketawa pun pecah hahah. setelah itu gue dan mereka saling membalas kentut yang bau, sampai sampai tidak kepengen kentun pun mencoba di heujeun heujeun supaya kentut demi membuat pembalasan haha.

Tetapi dibalik Kentutmu Racun Buatku terdapat kebahagian, kecerian yang gue alami dengan sohib sohib gue, canda, tawa, kekonyolan dan gila gilaan pokonamah edan pisan yang membuat kita selalu kompak, dan selalu erat dalam bersahabat.

Thank's ya sob buat hari itu, kita selalu diberikan kebersamaan, keceriaan, yang tentunya tidak akan ternilai harganya. Sahabat adalah segalanya gue bangga punya kalian semua.
Jevisa guntur gunawan

BACA JUGA :

Jevisa Guntur Gunawan

Hallo Dunia, Terimakasih sudah mengunjungi Blog saya, saya ingin menulis sesuatu yang katanya sedikit penting, walaupun sebenarnya tidak begitu penting untuk ditulis dalam blog ini, namun karena banyak cerita yang ada, saya ingin menulisnya sebagai bagian dari kehidupan yang nantinya tidak akan terlupakan. MY QUOTES >> BECAUSE SOMEDAY, I WILL DISAPPEAR LIKE A SHADOW IN THE DARK NIGHT.

0 Response to "Kentutmu Racun Buatku"

Post a Comment

KOMENTAR ANDA ADALAH TANGGAPAN PRIBADI, KAMI BERHAK MENGHAPUS KOMENTAR YANG BERSIPAT KATA KATA PELECEHAN, INTIMIDASI, DAN SARA. TERIMAKASIH

Followers